Senin, 17 Desember 2007

WHAT DO YOU THINK NOW..?? EARTH OR OWNSELF

WHAT DO YOU THINK NOW..?? EARTH OR OWNSELF

Now human being newly think this matter. Since long time human being only stir with its business self, they not think how circumstance their environment which as far back as destroy the effect of deed of hand of human being it self. This possible referred a Karma Law where human being feel what effect its own deed. But try you think how earth circumstance as place of stepping of race human being also other life being 40 year come. Whether our offspring still can see to respect the of grove or forest??? Whether them still can breath in the fresh air every day Or them only can breath in the dirty air just because effect of is act of our own. That all depended from our own as human being arranging life on this earth.

Global warming is a big threat for race of human being and also civilization of human being which have in develop since thousands of last year, pemicunya by air pollution, melting of it ice in pole triggering to go up the nya of sea surface volume, ghastliest deforestation and also namely to the number of hole at ozone coat so that earth temperature mount and fickle weather from year to year then the things in trigger by problem which we make by himself since in strarting of what its name "Technology", what day after day becoming increase to go forward but, at the opposite of that progress leave a dark side / affect the negative from technology of that's what is called Global Warm-Up is which word "Popular" Global warming referred as ordinary of Global warming which now again in intensively by entire/all this earth resident as well as representing world issue. Then who have to in blaming for incidence of this problem is government of world or its answer entrepreneur non the two but we human being as being of earth dweller done the damage at all points in this hemisphere. Then whether/what which our diffraction think now? Whether/What us only hope at one particular miracle. That is Impossible..

Though you of opinion that this article doesn't mean anything or you apathetic only but try you think a moment what will be happened by 40 years come or 20 years to our offspring as generation of in us to hold the stick of estafette of next of civilization of human being come if/when other human being or you is which is from first only selfseeking by himself and do not put a few/little look at your own environment could probably be said we leav at the post the time to see this earth annihilate before very eyes our own.

Aphorism of Indian Tribe :

" If only last tree cutting away"

" Last fish have died”

" And last wellspring have run dry the"

" Conscious human being finally that " MONEY HAVE THERE NO IT’S MEANING”

Try the you think mean the aphorism of is above, the aphorism have the very big meaning if thinking logically. There by we only can hope the Crop although only One just Tree in your life but that very big meaning for continuity of mankind.. We are as student have the important role to execute that matter is our cause as Student as intellectual and smart clan in future wait will plant a civilization tree for human being to alter the face of a world of have totally ruined this. Take care of and protect our environment is cause of that's estae we to endowing to our offspring. Don’t forget it

Terjemahan dari tulisan " apa yang anda pikirkan sekarang?? bumi atau diri sendiri"

write : nurdyansa_07

Minggu, 16 Desember 2007

Bumi dan Lingkunganku sekarang...


APA YANG ANDA PIKIRKAN SEKARANG?? BUMI ATAU DIRI SENDIRI

Sekarang manusia baru memikirkan hal ini. Sejak dulu manusia hanya sibuk dengan urusannya masing, mereka tidak memikirkan bagaimana keadaan lingkunganya yang dari sejak dulu rusak akibat perbuatan tangan manusia itu sendiri. Mungkin inilah yang disebut Hukum Karma dimana manusia merasakan apa akibat dari perbuatannya sendiri. Namun cobalah anda berpikir bagaimana keadaan bumi sebagai tempat pijakan ras manusia juga mahluk hidup lainnya 40 tahun mendatang. Apakah anak cucu kita masih bisa melihat indahnya pepohonan atau hutan??? Apakah mereka masih bisa menghirup udara segar setiap hari Ataukah mereka hanya bisa menghirup udara yang kotor hanya karena akibat ulah kita sendiri. Itu semua tergantung dari kita sendiri selaku manusia yang mengatur kehidupan di muka bumi ini.

Global warming sebuah ancaman besar bagi ras manusia serta peradaban manusia yang telah di bangun sejak ribuan tahun lalu, pemicunya oleh polusi udara, mencairnya es di kutub yang memicu naiknya volume permukaan air laut, penebangan hutan serta yang paling mengerikan yakni banyaknya lubang pada lapisan ozon sehingga suhu bumi meningkat dan cuaca yang berubah-ubah dari tahun ke tahun lantas hal-hal tersebut di picu oleh masalah yang kita buat sendiri sejak di mulainya apa yang namanya Teknologi, yang dari hari ke hari kian bertambah maju namun, di balik kemajuan itu meninggalkan sebuah sisi gelap/dampak negative dari teknologi itulah apa yang dinamakan Pemanasan Global yang kata “trendnya” biasa disebut Global warming yang sekarang lagi di gencar-gencarkan oleh seluruh penduduk bumi ini dan juga merupakan isu dunia. Lantas siapa yang harus di salahkan atas timbulnya masalah ini pemerintah dunia atau pengusaha jawabannya janganlah kita slahkan siapa-siapa atas kerusakan ini melainkan kitalah manusia sebagai mahluk penghuni muka bumi yang telah berbuat kerusakan di mana-mana di belahan bumi ini. Lantas apakah yang bias kita pikirkan sekarang? Apakah kita hanya berharap pada suatu keajaiban. Mustahil !!!

Meskipun anda beranggapan bahwa tulisan ini tidak ada artinya atau anda hanya bersikap masa bodoh namun cobalah anda berpikir sejenak apa yang akan terjadi 40 tahun mendatang atau 20 tahun terhadap anak cucu kita selaku generasi di depan kita yang akan memegang tongkat estafet pelanjut peradaban manusia mendatang bila anda atau manusia lainnya yang dari dulu hanya memikirkan diri sendiri dan tidak menaruh sedikit perhatianpun pada lingkungan anda sendiri mungkin bisa dikatakan bahwa kita tinggal menunggu waktu untuk melihat bumi ini musnah di depan mata kita sendiri.

Pepatah Suku Indian :

“Seandainya pohon terakhir di tebang”

“Ikan terakhir telah mati”

“Dan mata air yang terakhir telah mengering”

“Manusia baru sadar bahwa “UANG SUDAH TIDAK ADA

ARTINYA”

Cobalah anda resapi makna pepatah diatas, pepatah tersebut mempunyai arti yang sangat besar apabila di pikirkan secara logika. Dengan demikian kita hanya bisa berharap coba Tanamanlah walaupun hanya Satu Pohon saja di kehidupan anda namun itu satu pohon yang anda tanam itu sangat berarti besar bagi kelangsungan umat manusia dan sebagai langkah penyelamatan lingkungan.. Kita sebagai mahasiswa mempunyai peranan penting untuk melaksanakan hal itu sebab kita selaku Mahasiswa sebagai kaum yang cerdas dan berintelektual di masa depan nanti akan Menanam Sebuah Pohon Peradaban bagi manusia yang akan mengubah wajah dunia yang telah porak-poranda ini. Jaga dan lindungilah lingkungan kita sebab itulah harta yang akan kita wariskan ke anak cucu kita dimasa akan datang… Don’t forget it.

write by : nurdyansa_kom07

E-mail : saving_green@telkom.net