Minggu, 16 Desember 2007

Bumi dan Lingkunganku sekarang...


APA YANG ANDA PIKIRKAN SEKARANG?? BUMI ATAU DIRI SENDIRI

Sekarang manusia baru memikirkan hal ini. Sejak dulu manusia hanya sibuk dengan urusannya masing, mereka tidak memikirkan bagaimana keadaan lingkunganya yang dari sejak dulu rusak akibat perbuatan tangan manusia itu sendiri. Mungkin inilah yang disebut Hukum Karma dimana manusia merasakan apa akibat dari perbuatannya sendiri. Namun cobalah anda berpikir bagaimana keadaan bumi sebagai tempat pijakan ras manusia juga mahluk hidup lainnya 40 tahun mendatang. Apakah anak cucu kita masih bisa melihat indahnya pepohonan atau hutan??? Apakah mereka masih bisa menghirup udara segar setiap hari Ataukah mereka hanya bisa menghirup udara yang kotor hanya karena akibat ulah kita sendiri. Itu semua tergantung dari kita sendiri selaku manusia yang mengatur kehidupan di muka bumi ini.

Global warming sebuah ancaman besar bagi ras manusia serta peradaban manusia yang telah di bangun sejak ribuan tahun lalu, pemicunya oleh polusi udara, mencairnya es di kutub yang memicu naiknya volume permukaan air laut, penebangan hutan serta yang paling mengerikan yakni banyaknya lubang pada lapisan ozon sehingga suhu bumi meningkat dan cuaca yang berubah-ubah dari tahun ke tahun lantas hal-hal tersebut di picu oleh masalah yang kita buat sendiri sejak di mulainya apa yang namanya Teknologi, yang dari hari ke hari kian bertambah maju namun, di balik kemajuan itu meninggalkan sebuah sisi gelap/dampak negative dari teknologi itulah apa yang dinamakan Pemanasan Global yang kata “trendnya” biasa disebut Global warming yang sekarang lagi di gencar-gencarkan oleh seluruh penduduk bumi ini dan juga merupakan isu dunia. Lantas siapa yang harus di salahkan atas timbulnya masalah ini pemerintah dunia atau pengusaha jawabannya janganlah kita slahkan siapa-siapa atas kerusakan ini melainkan kitalah manusia sebagai mahluk penghuni muka bumi yang telah berbuat kerusakan di mana-mana di belahan bumi ini. Lantas apakah yang bias kita pikirkan sekarang? Apakah kita hanya berharap pada suatu keajaiban. Mustahil !!!

Meskipun anda beranggapan bahwa tulisan ini tidak ada artinya atau anda hanya bersikap masa bodoh namun cobalah anda berpikir sejenak apa yang akan terjadi 40 tahun mendatang atau 20 tahun terhadap anak cucu kita selaku generasi di depan kita yang akan memegang tongkat estafet pelanjut peradaban manusia mendatang bila anda atau manusia lainnya yang dari dulu hanya memikirkan diri sendiri dan tidak menaruh sedikit perhatianpun pada lingkungan anda sendiri mungkin bisa dikatakan bahwa kita tinggal menunggu waktu untuk melihat bumi ini musnah di depan mata kita sendiri.

Pepatah Suku Indian :

“Seandainya pohon terakhir di tebang”

“Ikan terakhir telah mati”

“Dan mata air yang terakhir telah mengering”

“Manusia baru sadar bahwa “UANG SUDAH TIDAK ADA

ARTINYA”

Cobalah anda resapi makna pepatah diatas, pepatah tersebut mempunyai arti yang sangat besar apabila di pikirkan secara logika. Dengan demikian kita hanya bisa berharap coba Tanamanlah walaupun hanya Satu Pohon saja di kehidupan anda namun itu satu pohon yang anda tanam itu sangat berarti besar bagi kelangsungan umat manusia dan sebagai langkah penyelamatan lingkungan.. Kita sebagai mahasiswa mempunyai peranan penting untuk melaksanakan hal itu sebab kita selaku Mahasiswa sebagai kaum yang cerdas dan berintelektual di masa depan nanti akan Menanam Sebuah Pohon Peradaban bagi manusia yang akan mengubah wajah dunia yang telah porak-poranda ini. Jaga dan lindungilah lingkungan kita sebab itulah harta yang akan kita wariskan ke anak cucu kita dimasa akan datang… Don’t forget it.

write by : nurdyansa_kom07

E-mail : saving_green@telkom.net


Tidak ada komentar: